OYAMA VS BANTENG

TUBUH MANUSIA JIKA DI LATIH DENGAN KERAS DAN DI SIPLIN MAKA OTOTNYA AKAN KERAS SEPERTI BATU 

FB: khaerul Sayuti IG:khaerul_sayuti TIKTOK: khaerulSayuti YT: khaerul Sayuti 

Mas oyama adalah pendiri karate beraliran Kyokhusin 


Selama 18 bulan ia memukul pohon, melompati ranting pohon ratusan kali, bermeditasi dibawah air terjun dingin dan menghancurkan batu dengan tinjunya.

Pada tahun 1947 Mas Oyama turun gunung untuk memenangkan kejuaraan beladiri Jepang. Setelah menang, Oyama kembali ke gunung untuk berlatih. Setelah 18 bulan, ia merasa cukup percaya diri untuk kembali turun gunung.

Pertarungan dengan Banteng

via: historyoffighting

Pada tahun 1950, Oyama merasa cukup kuat untuk menguji kekuatannya pada seekor Sapi di tempat pemotongan. Awalnya percobaan ini mengalami kegagal, sapi tersebut terlepas dan memporak porandakan tempat pemotongan tersebut. Pemilik pemotongan hewan tidak marah karena pada awalnya ia memang tidak percaya kalau Oyama dapat mengalahkan sapi dengan tangan kosong.

Menyerah tidak ada pada kamus hidup Oyama. Ia berlatih dengan keras lalu mencobanya lagi. Kali ini ia berhasil, lalu melakukannya berulang kali sampai akhirnya ia berhasil mengalahkan 52 banteng, dengan 3 diantaranya mati dalam sekali pukul. Kemudian sisanya dibanting ketanah atau dipatahkan tanduknya dengan sekali pukul.

Perbuatan ini membuat Oyama mendapat kecaman serius dari kelompok penyayang binatang. Setelah itu, Oyama akhirnya memutuskan untuk berhenti bertarung dengan banteng.

Pada tahun 1952, Mas Oyama melakukan tour keliling Amerika Serikat guna memperkenalkan dan mendemonstrasikan Karatenya. Dalam perjalanannya, ia bertarung dengan banyak petarung dari berbagai aliran beladiri seperti tinju, gulat, karate, kungfu dan sebagainya. Rata-rata dapat ia kalahkan hanya dengan satu kali pukulan dan tidak lebih dari 3 detik.

Mas Oyama memiliki prinsip bertarung yang sangat sederhana, bila ia memukulmu maka kamu akan hancur, bila kamu menangkis dengan tangan, maka tanganmu akan hancur, bila kamu tidak menangkis, maka tubuhmu yang hancur.
Mas Oyama mendapat julukan “God Hand” yang berarti “satu serangan, satu nyawa”. Baginya itulah karate yang sebenarnya. Gerakan dan teknik lainnya adalah nomor berikutnya.


Comments

Popular posts from this blog

Kisah mistis pabrik gula Gempol

Kisah mistis pabrik gula Gempol